Etika Menggunakan Perona Pipi
Kenapa saya sebut etika? Karena memakai perona pipi pun ada aturannya.
Ceritanya, hari ini adalah hari wisuda di kampus ITB. Setiap wisudawan pengen terlihat cantik dan ganteng–menunjukkan penampilan terbaiknya. Tapi, saya kadang-kadang suka ketawa melihat wisudawati yang make-up nya terlalu ribet, terlalu berat. Misalnya, perona pipi yang terlau merah, sehingga wajah bukannya tampak semakin cantik, malah seperti orang asing, hehehe.
Supaya nggak terjadi hal seperti itu, mari kita ikuti tips menggunakan perona pipi (blush on) yang baik!
Tips pertama. Jangan asal poles.
Yang namanya blush on, ada jenis-jenisnya. Dan kita nggak mungkin cocok dengan setiap jenis blush on, kita perlu mengetes, blush on yang merahnya bagaimana yang cocok dengan warna kulit kita. Caranya, coba perhatikan bagaimana merahnya pipi Anda saat kepanasan, atau saat dicubit. Nah, pilihlah blush on yang warna merahnya menyerupai cubitan tersebut, karena itu menunjukkan merah paling alami pada pipi Anda. Sesudah menemukan blush on yang cocok, baru deh mulai poles-poles :)
Tips Kedua. Sapukan Secara Merata.
Pastinya jika blush on disapukan pada tulang pipi secara merata, hasilnya akan lebih maksimal. Nah, agar hasilnya lebih merata, gunakanlah kuas tipis yang lebar. Kuas ini akan menghasilkan rona yang lebih merata dibandingkan kuas tebal yang besar. Kuas tebal memiliki kecenderungan menumpuk blush on hanya pada satu titik. Ini bukan yang kita mau kan?
Tips Ketiga. Untuk Wajah Berjerawat
Memoleskan blush on pada pipi yang mulus tentu jauh lebih mudah, dibandingkan dengan wajah yang berjerawat. Jika wajah kita berjerawat, tentu saja kita harus bisa menimbang-nimbang, warna mana yang akan membuat wajah semakin terlihat berjerawat, sebaliknya, blush on seperti apa agar jerawta terlihat samar. Nah, khusus untuk wajah berjerawat, pilihlah blush on berwarna kekuningan, sehingga tidak membuat jerawat semakin terlihat. Untuk wajah berjerawat, jangan lupa perhatikan bahan blush on, jangan sampai membuat jerawat semakin parah infeksinya.
Tips Keempat. Mencari Tulang Pipi
Sapukanlah blush on pada tulang pipi Anda ke arah atas. Untuk menemukan tulang pipi, cobalah dengan tersenyum. Pada saat tersenyum, sapukanlah blush on diluar tulang pipi yang menonjol.
Tips Kelima. Krim atau Bubuk?
Ada 2 jenis blush on, yaitu yang bentuknya krim dan bubuk. Untuk tingkat pemula, ada baiknya menggunakan krim saja, karena akan lebih mudah disapukan secara merata ke pipi. Untuk yang sudah mahir, yang bentuknya bubuk bisa jadi pilihan.
Tips Keenam. Perlukah ditambah Shimmer?
Sebenarnya, penambahan shimmer akan membuat pipi tampak mengkilap. Penggunaan shimmer ini bisa disesuaikan dengan acara yang akan Anda hadiri. Jika Anda menginginkan dandanan sederhana, blush on saja cukup. Kecuali jika Anda akan difoto untuk Pre-wedding misalnya. Jika merasa butuh tampil bold dan lebih berani, tidak apa-apa menggunakan shimmer.
Tips Ketujuh. Seimbangkan Rona Pipi Kanan dan Kiri.
Nah, bagian terakhir sesudah menyapukan perona pipi adalah mengamati, sudah seimbang kah rona pipi kiri dan kanan? Jika tidak, seimbangkan lagi ya! Jangan sungkan menanyakan pendapat orang lain. Selamat berdandan :)
Gambar : ehow

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.